Selasa, 23 Februari 2016

MENGHAFAL 114 SURAH AL-QUR’AN DENGAN MUDAH DAN MENYENANGKAN #PART0


Penulis: Syahid AbdulQodir Thohir* 

LANGKAH- LANGKAH ATAU METODE; 

I. Menghafal nama-nama Surah dengan metoda cerita. 

alhikmah.com - Metoda yang penulis buat ini sebenarnya terinspirasi dari metoda Quantum Learning melalui pelatihan yang telah diikuti. Prinsipnya bagaimana belajar itu mudah dan menyenangkan. Dan tidak ada salahnya kita gunakan dalam proses mengenal Al-Qur’an dari sisi-sisi tertentu. Salah satunya adalah menghafal nama-nama surah dalam Al-Qur’an. 

Mulai saat ini anda diajak untuk mengenal nama-nama surah dalam Al-Qur’an. Anda akan dibawa keluar dari zona nyaman menuju satu pengalaman baru yang mengasyikkan. Membuat anda sadar dan melek dari mitos-mitos yang menyesatkan tentang ghuluw atau bahkan ekstrim yang terlalu jauh menyimpang dalam mensikapi keutamaan Al-Qur’an. Al-Qur’an dianggap sebagai suatu yang mistik. Padahal sebenarnya Al-Qur’an itu mu’jizat. Al-Qur’an memiliki hayawiyyah atau dinamis penuh makna. 

Dan metoda berikut ini merupakan salah satu pensikapan dinamis dan unik. Bisa dinikmati manfaatnya bagi setiap muslim yang ingin lebih akrab bermu’ayasyah ma’l qur’an dari sisi nama-nama surahnya yang berjumlah 114 surah. Karena itu cobalah metoda ini; 

a. Cara menghafal; 

Dalam metoda cerita ini pendekatannya melalui arti atau terjemah dari nama surah yang berbahasa Arab. Yang perlu diperhatikan di sini adalah bukan kebenaran ceritanya tetapi bagaimana anda bisa menghafal dan mengingat nama-nama surah dalam Al-Qur’an dengan mudah, karena cerita ini bersifat imajinatif bukan hakiki. 

Cerita berikut dibuat bersifat penggalan-penggalan (per sepuluh surah kecuali surah yang ke-91 – 99 dan ke-100 sampai terakhir). Hal ini akan membantu anda mempermudah dalam menghafal dan mengingat kembali nama-nama Surah dalam Al-Qur’an. Ingat yang dihafal bukan ceritanya tetapi alur cerita nama-nama surah Al-Qur’an (dalam terjemah) yang tertulis dengan huruf tebal dan kapital. Seperti; PEMBUKAAN, SAPI BETINA dan seterusnya. 

Praktisnya adalah sebagai berikut; 

1. Bacalah cerita tersebut (misalnya cerita I; 1-10) sambil tersenyum.
2. Boleh dibaca dalam hati atau dengan suara. Perhatikan pada kata-kata bercetak tebal dan berikan tekanan bunyi yang berbeda dari kata yang tidak bercetak tebal.
3. Bayangkan anda sendiri sedang manjadi pelaku atau terlibat langsung dalam alur cerita tersebut. Kalau bisa sambil membayangkan dan gerakkan anggota tubuh anda sebagai bentuk kreasi dari imajinasi anda.
4. Tulis ulang kata-kata yang bercetak tebal sesuai yang anda ingat saja, lalu cocokkan dan urutkan sesuai urutannya.
5. Setelah anda berhasil menulis ulang kata-kata yang bercetak tebal, dengan melihat kata-kata tersebut cobalah anda mengulang (mengingat) kembali alur ceritanya tanpa harus sama persis. 6. Berikutnya anda melihat grafik kata-kata yang bercetak tebal dan bacalah dalam bahasa Arabnya. Ingat jangan dihafal terlebih dahulu teks arab yang ditulis dengan huruf latin tersebut (hal tersebut akan dibahasa tersendiri). 

b. Cara Mengingat ulang; Bila anda lupa dengan nama surah tertentu, misalnya saja anda lupa dengan nama Surah ke- 13, maka langsung saja anda mengingat-ingat alur cerita tersebut. Dimulai dari urutan surah yang ke-11 yaitu HUD. Maka anda akan teringat bahwa HUD dan YUSUF disambar PETIR. Secara otomatis dalam hitungan menit atau bahkan detik, anda akan dengan cepat mengingatnya kembali bahwa surat yang ke-13 adalah Surah PETIR (yang Bahasa Arabnya AR   RA’D). Menyenangkan bukan? 



Selamat mencoba dan menikmati. Semoga anda bermanfaat.

Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Custom Post Signature

Custom Post  Signature