Sabtu, 17 Januari 2015

Tentang Kehidupan dari si Cilik

Jangan karena bahagia baru kita tersenyum, kalau dapat hadiah, pujian, kemenangan dan punya uang banyak baru kita senyum. Apakah itu yang disebut bahagia ? Mendapatkan sesuatu, bahagia lalu tersenyum. Betapa terbatasnya sedekah senyum yang kita milik. 

Cobalah 'SENYUM' untuk memulai harimu yang penuh dengan kesempatan untuk berhasil dalam hidup dunia dan akhirat.

Belajarlah tentang kehidupan dari siapapun, bersahabatlah dimanapun kita berada. Ia, semua jalinan ini akan menjadi lebih indah jika diawalin dengan sebuah senyuman tulus dari dalam lubuk hati kita. 

Hidup terasa lebih berwarna tanpa mengerti salah atau benar, jelek atau bagus, dan baik atau buruk. Memberikan pandangan yang lebih untuk orang lain. Karena sesungguhnya setiap insan memiliki kelebihan yang sama yaitu pikiran dan hati. Terus mencoba dan mencoba menjalani kehidupan dengan membawa mimpi yang tinggi tanpa berpikir akan suara - suara yang datang dari kanan dan kiri.
Bersahabat dengan si Cilik memang tak banyak dengan penemuan - penemuan solusi yang berarti. Tapi bersahabat dengan si Cilik banyak mengajarkan kita untuk terus maju, maju dan maju.

Membangkitkan gelora dan semangat dalam diri yang terus harus dipaksa untuk mencoba dan mencoba. Karena sesungguhnya kita semua sedang melakukan sebuah perjalanan singkat di bumi ini.
Setiap rasa ingin tahu yang datang harus kita selesaikan sampai pada titik dimana kita tak sanggup lagi atau kita sudah mendapatkan jawaban yang kita inginkan. Bukankah begitu sebaiknya ?

Karena begitu sakit jika kita terjatuh dalam jurang yang kita buat sendiri bertahun - tahun untuk mengagumi seseorang ataupun untuk sesuatu yang kita harapakan dengan happy ending.
Apapun keadaannya senyuman merupakan senjata terampuh untuk memperkuat pundak yang terlalu lemah untuk menegak.

Bersahabat dengan si Cilik membuka cakrawala akan pentingnya menjaga rasa ingin tahu disetiap episode kehidupan. Walaupun sesungguhnya sudah banyak orang yang mengetahui sesuatu yang baru ingin kita ketahui. Karena sesungguhnya kesulitan datang pertama kali dari dalam diri yang mencoba untuk melakukan perbandingan disetiap sudut yang tidak kita miliki dibanding dengan menSyukuri apa yang sudah kita miliki. 

Bukankan begitu indah kehidupan yang dipenuhi dengan SENYUMAN TULUS.
Saya masih terus belajar untuk mengambil makna ataupun mencari arti dari setiap potret perjalanan kehidupan yang harus saya jalani.

Terus belajar mengartikan setiap senyuman yang datang ke dalam diri. Membangkitkan semangat berkali - kali ketika harus jatuh dan jatuh beribu - ribu kali dari setiap sudut moment hidup ini. 


























2 komentar on "Tentang Kehidupan dari si Cilik"

Custom Post Signature

Custom Post  Signature