Rabu, 18 Oktober 2017

Belajar Warna dengan "Matching Colors"

bismillaahir-rohmaanir-rohiim


Sekarang Aira berusia 1 tahun 5 bulan, saya mulai berpikir untuk mengajarkan permainan - permainan yang lebih bersifat edukasi/ pendidikan. Mulai membuat jadwal, konsep permainan untuk sebuah pembelajaran, menyiapkan peralatan yang akan digunakan sebagai media pembelajaran dan waktu yang tepat untuk mengajarkan. 

Setelah menyelesaikan tugas pertama diatas, selanjutnya bagiamana menyampaikan dan cara memberikan informasi tersebut agar mudah di mengerti oleh Aira. 

Hal yang saya lakukan adalah dengan memberikan contoh dahulu atas media yang telah saya siapkan. Kemudian menyampaikan secara lisan dengan penuh pengharapan bahwa Aira akan mengerti atas instruksi yang saya berikan. 



Pertama saya buat konsep dengan membuat 2 kolom di buku gambar, dan selanjutnya menempelkan salah satu sisi setiap warna-warna yang saya miliki. Selanjutnya memberikan contoh untuk menempelkan warna yang sesuai dengan kolom sebelahnya. Dan Aira melakukan dengan instruksi melalui media tangan saya, disini mba warna kuning. Tapi Aira lebih fokus dengan bermain lem nya dibanding menempelkan warna yang sesuai pada kolom sebelah. Hahahaha

Sesi kedua, menempel warna secara bebas dan memperkenalkan warna dan menyebutkan nama dari setiap warna secara perlahan. Dengan berhenti sebelum akhir kata, dan memancing Aira untuk melanjutkan akhiran katanya. Ini warna apa mbaa ? Me...(rah) berharap Aira menyebutkan. Alhamdulilah Aira terstimulasi dengan menyebutkan kata - kata ...aaah... dan setiap warna menyebutkan akhirannya dengan ...aaah.... 

Alhamdulillah bersyukur, yang penting terstimulasi dalam menyebutkan akhiran nama warna, walaupun belum jelas dan tepat. Berharap semakin sering di stimulasi, semakin bertambah kosa katanya dan semakin paham nama - nama warnanya.

Bagaimana sahaba - sahabat Aira dalam berlajar warna dirumah ?

Terima kasih
Kamis, 12 Oktober 2017

Memanfaatkan Tumpukan Kartu Undangan Untuk Membuat " Animal Cards "

bismillaahir-rohmaanir-rohiim 

Ini pengalaman saya tentang tumpukan kartu undangan. Semakin hari semakin bertambah karena banyak teman - teman yang mulai mengakhiri  masa lajangnya ... Alhamdulillah. Barakallah buat semua teman - teman yang memulai dengan kehidupan yang baru, dengan semua pembelajaran baru yang akan di temui. Tapi kenapa jadi banyakan ngomong tentang mengakhiri masa lajangnya ya, hahaha jadi gak fokus. Yuk kita lanjutkan dengan tumpukan kartu undangan. Ini dia tumpukannya ... (aslinya banyak banget, ini yang di siapkan aja untuk difoto heheee)

Selasa, 10 Oktober 2017

Dunia dan Isinya bersama Fajar - Istiqomah


bismillaahir-rohmaanir-rohiim


Kamis, 03 Agustus 2017

Cara Membuat Simple Puppet Stick


Bismillaahirrahmannirrahim.

Hallo semua ... 
Sekarang saya mau berkreasi dengan "Simple Puppet Stick" atau dalam bahasa Indonesianya "tongkat boneka sederhana". Kenapa sederhana ? Karena bahan - bahan yang digunakan memang sangat sederhana dan mudah di dapatkan dengan sesuatu yang berada di sekeliling tempat tinggal kita. Mari ikuti, saya akan mulai membahasnya, dari hal pertama dan yang paling utama. Karena kalau gak ada hal pertama dan yang paling utama ini, saya gak jadi berkeasi, hahaha jadinya bercerita. #upsinijugakanberceritayah

Next saya akan lanjutkan obrolan yang sesungguhnya, bahan yang diperlukan, yaitu : stick ice cream, teman - teman bisa membeli stick ice cream ditoko terdekat, waktu itu saya beli di warung tetangga saya, seingat saya harganya kurang lebih Rp 5.000,- (lima ribu rupiah) yang original....ya elah original, bilang aja gak pakai warna kali. heheheh atau bisa juga diganti dengan lidi bekas sate, lidi sapu lidih atau dengan pensil kayu. Tergantung hasil dari kreasi ini untuk siapa. Karena setiap saya buat kreasi untuk anak saya yang masih berumur lebih dari 1 tahun, jadi saya menggunakan stick ice cream yang cukup aman dari ketajaman, dll.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature